Keblinger

Keblinger

Jumat, 20 Agustus 2010

Penyemangat



Lagu yang slalu ku dengarkan saat aku sedang kecewa dan sedih. Lagu yang dinyanyikan oleh D'Masiv yang berjudul Jangan Menyerah. Terima kasih D'Masiv.


Jangan Menyerah

Oleh : D'Masiv
indonesianwallpapers.blogspot.com


tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

reff2:
Tuhan pasti kan menunjukkan

kebesaran dan kuasanya

bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa


Kamis, 19 Agustus 2010

Sebuah Penyesalan yang Tiada Henti


Mahasiswa. Sebuah kata yang penuh makna. Mahasiswa merupakan gelar kebanggaan yang menunjukkan kematangan, kedewasaan, dan kebijaksanaan. Mahasiswa dikatakan sebagai kaum elit, karena dari sekian banyak penduduk Indonesia hanya beberapa saja yang mampu menjadi mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga seorang pahlawan, sebagaimana yang dikatakan oleh ketua BEM FISE UNY'10 bahwa menjadi mahasiswa berarti siap menjadi pahlawan, pahlawan perubahan.
Yah, menjadi mahasiswa UNY adalah suatu impian dalam hidupku. Dan menjadi mahasiswa berprestasi sekaligus seorang aktivis adalah keinginanku sejak SMP. Akan tetapi....
Semuanya terasa layu. Kenyataan aku masuk UNY tahun ini memang benar adanya. Aku mampu menembus tes masuk UNY. Dan sekarang aku adalah mahasiswa UNY.
Namun hal ini tak terasa menggembirakan di hatiku. Aku tidak merasa senang sedikitpun. Bahkan aku ingin lari dari kenyataan ini.
Mengapa?????karena aku masuk di jurusan yang tak kusukai. Yah, aku masuk di fakultas ilmu sosial di jurusan pend.administrasi.
Rasanya bebatuan besar berjatuhan di atas kepalaku, karena aku aku dan otakku ini telah menggeluti mipa dari kecil.Yang sebenarnya aku anak ipa waktu sma.
Matematika. Yah, pelajaran matematika adalah pelajaran yang paling ku suka. Hingga nilai matematikaku di raport min 82. Hampir semua event matematika aku ikuti.Rasanya angka dan rumus matematika sudah mendarah daging dalam diriku. Menjadi guru matematika adalah impianku. Tapi.... seiring berjalannya waktu, datang seorang ekonomi dalam hidupku. Entah apa yang ku rasa saat itu sehingga aku pun mengikuti jejaknya. Pada saat snmptn aku pilih tes ips ambil jurusan akuntansi dan pend. administrasi. Emang pada dasarnya aku kurang paham tentang ips sehingga aku diterimanya di jurusan pend.administrasi. Bukanlah hal yang menggembirakan bisa lolos snmptn.
Awalnya aku tak ingin mengambilnya, tetapi kedua orang tuaku sangat menharapkan aku masuk UNY, jadi terpaksa ku ambil.Tapi semuanya ku jalani dengan setengah hati. Mulai dari pembayaran, registrasi, ospek dan sampai pada detik ini aku jalani dengan setengah hati.
Semangatku benar-benar hancur. Berbagai usaha ku lakukan untuk membangkitkan semangatku, tapi semuanya tidak berhasil. Mulai dari membaca buku motivasi&agama, mendengarkan dan diskusi bersama ustads di radio, jalan ke tempat ramai, ke tempat sepi dll, tapi kesemuanya tak jua membangkitkan semangatku.
Mungkin aku tak akan selemah ini bila aku masuk FMIPA atau PGSD. Dulu aku PBU ambil PGSD karena aku ingin seperti kakak sepupuku menjadi guru SD dan dikhususkan mengajar matematika. Awalnya aku memang diterima, tapi pada saat laporan dan tes kesehatan aku ga bawa skhun sementara karena di surat panggilan ga suruh bawa, lagi pula sekolahku masih sulit mengeluarkan surat itu. Akhirnya aku pun ga keterima. Dan aku pun ikut snmptn. Aku hanya punya waktu 3 minggu untuk belajar soal-soal ips. Hmmm..... tak pernah terbayangkan.
Kini semua telah terjadi. Dan aku benar-benar tak punya semangat. Rupanya keinginan menjadi mahasiswa berprestasi dan aktivis pudar begitu saja.

Dan ini menjadi penyesalan terdalamku.